Yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unira Malang “Journey of Growth, A Future of Impact”

Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang kembali menggelar Yudisium Fakultas. Kali ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meluluskan 102 mahasiswa dari tiga program studi, yakni Manajemen, Ekonomi Syariah, dan Perbankan Syariah.

 

Mengusung tema “Journey of Growth, A Future of Impact”, yang bermakna perjalanan untuk terus bertumbuh dan memberikan dampak bagi masa depan, kegiatan yudisium berlangsung di Hall KH. Moh. Said, Gedung A UNIRA Malang lantai 3. Suasana berlangsung khidmat, namun tetap hangat dan penuh keceriaan.

 

Rangkaian acara diawali dengan Tari Selamat Datang yang dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen. Tarian tersebut mengiringi kehadiran jajaran pimpinan universitas, fakultas, serta para dosen di lingkungan FEB.

Dalam sambutannya, Rektor UNIRA Malang, KH. Imron Rosyadi Hamid, M.Si., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Menurutnya, yudisium merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan hidup yang patut disyukuri sekaligus menjadi momentum untuk melakukan refleksi atas proses yang telah dilalui.

“Selamat untuk seluruh mahasiswa peserta yudisium. Ini merupakan tahapan penting dalam perjalanan hidup, sebuah tahapan yang patut disyukuri karena tidak banyak orang di sekitar kita yang mampu dan diberikan kesempatan hingga sampai di titik ini,” ujar Gus Im, sapaan akrab KH. Imron Rosyadi Hamid.

 

Gus Im juga mengingatkan para lulusan bahwa pendidikan tinggi masih menjadi peluang besar bagi generasi muda Indonesia. Merujuk pada Buku Putih Bappenas RI, kebutuhan Indonesia terhadap tenaga terdidik masih sangat besar, sementara jumlah masyarakat yang memiliki akses terhadap pendidikan tinggi relatif masih rendah.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang bagi para lulusan perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat dan dunia kerja.

Tidak hanya sebagai pencari kerja, para lulusan juga didorong untuk berani mengambil peran sebagai entrepreneur muda. Gus Im menilai, kondisi perekonomian Indonesia sekaligus menjadi tantangan dan peluang bagi generasi terdidik untuk ikut memberikan warna baru dalam pembangunan ekonomi.

 

Semangat tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong agar aktivitas ekonomi tidak hanya berputar pada kelompok tertentu, tetapi mampu memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat yang rentan dan membutuhkan.

Pesan senada disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIRA Malang. Dr. Yusuf Azwar Anas, M.M., mengingatkan para lulusan agar yudisium tidak dipandang sebagai akhir dari proses belajar.

Menurutnya, berakhirnya pembelajaran di ruang kelas justru menjadi awal dari perjalanan baru untuk terus mengembangkan diri, memperluas pengetahuan, dan memperkaya pengalaman melalui kehidupan sehari-hari.

 

“Jadikan setiap momen dalam kehidupan sebagai sarana untuk mengambil pengetahuan, menumbuhkan hikmah dan kesadaran. Yudisium hanya penanda berakhirnya administrasi pembelajaran di tingkat perguruan tinggi (strata 1), tetapi yang perlu diingat, mencari ilmu adalah kewajiban yang melekat pada setiap pribadi muslim, dari buaian hingga kembali kepada-Nya,” pesannya.

 

Ia juga mengajak para lulusan untuk tidak cepat merasa cukup dengan pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Setiap kesempatan, lanjutnya, dapat menjadi bagian dari proses belajar dan pengembangan diri.

 

Yudisium FEB UNIRA Malang akhirnya bukan sekadar penanda berakhirnya proses studi

di dalam kelas. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pintu masuk bagi para lulusan untuk memulai perjalanan baru: terus belajar, berkembang, dan mengabdikan ilmu bagi masyarakat.

 

Dengan semangat Journey of Growth, A Future of Impact, 107 lulusan FEB UNIRA Malang diharapkan mampu membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama masa studi untuk menghadirkan manfaat serta memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *