Menapaki Jalan Ilmu, Menemukan Makna Pengabdian
Memulai kehidupan sebagai mahasiswa bukan sekadar memasuki ruang-ruang perkuliahan. Lebih dari itu, menjadi mahasiswa adalah awal dari sebuah perjalanan panjang untuk menuntut ilmu, membentuk karakter, memperluas wawasan, sekaligus mempersiapkan diri untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat itulah yang mewarnai Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, yang diselenggarakan pada Rabu–Kamis, 9–10 September 2026.
Kegiatan PKKMB tersebut diikuti oleh mahasiswa baru dari tiga program studi yang berada di bawah naungan FEB Unira Malang, yakni Program Studi Manajemen, Ekonomi Syariah, dan Perbankan Syariah.
Kegiatan PKKMB FEB Unira Malang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Yusuf Azwar Anas, MM. Dalam sambutan pembukanya, ia menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus selamat bergabung kepada mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Unira Malang, khususnya di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Namun, bagi Dr. Yusuf, menjadi mahasiswa tidak berhenti pada status akademik. Ada perjalanan ilmu yang harus ditempuh dengan kesungguhan dan pengorbanan. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan energi, waktu, pikiran, serta sumber daya yang tidak sedikit. Akan tetapi, seluruh perjuangan itu diyakini akan memberikan kebaikan yang jauh lebih besar pada masa mendatang.
” Pencari ilmu adalah seseorang yang senantiasa menapaki jalan Allah SWT. Setiap langkah dalam perjalanan ilmu bukan sekadar proses untuk meraih pengetahuan, melainkan ikhtiar untuk mendekat kepada-Nya. Balasan yang dijanjikan adalah limpahan kebaikan dan surga-Nya.” Pesan Dr. Yusuf Azwar Anas, MM
Pesan tersebut menegaskan bahwa ilmu tidak semata-mata menjadi bekal untuk memperoleh keberhasilan duniawi. Bagi seorang pencari ilmu, proses belajar juga merupakan bagian dari ikhtiar untuk menapaki jalan Allah SWT.
Pencari ilmu adalah mereka yang senantiasa berjalan dalam ikhtiar menuju kebaikan. Setiap pengetahuan yang diperoleh, setiap pengalaman yang dijalani, dan setiap tantangan yang dihadapi menjadi bagian dari proses pembentukan diri.
Surga pun tidak semata-mata dimaknai sebagaimana gambaran yang hadir dalam imajinasi manusia. Lebih jauh daripada itu, hakikat kebahagiaan seorang hamba adalah ketika ia memperoleh keridhaan Allah SWT.
Karena itu, perjalanan mahasiswa baru FEB Unira Malang tidak hanya dimulai dengan pengenalan terhadap kampus dan program studi. Ia juga menjadi titik awal untuk membangun karakter, menumbuhkan kesungguhan dalam belajar, serta memahami bahwa keberhasilan membutuhkan proses dan pengorbanan.
Dari ruang-ruang akademik hingga kebersamaan dalam kegiatan character building, mahasiswa diajak untuk menyadari bahwa ilmu bukan sekadar sesuatu yang dipelajari, tetapi juga sesuatu yang harus dihidupkan melalui sikap, karakter, dan kebermanfaatan.